AC pada mobil, sudah menjadi salah satu komponen penting yang harus ada ketika berkendara. Fungsi dari komponen ini akan membuat kabin mobil terasa sejuk ketika digunakan untuk berkendara. Salah satu faktor yang dapat membuat AC dapat bekerja adalah freon AC mobil. Yuk, kenali jenis dan ciri-ciri cairan pendingin AC ini ketika mulai habis dan harus diganti.

Macam Jenis Cairan Pendingin AC

Cairan Pendingin AC Freon Mobil

Meski memiliki fungsi utama yaitu sebagai cairan pendingin untuk AC mobil, namun perlu anda ketahui bahwa cairan ini memiliki banyak jenis yang bisa digunakan. Jenis cairan pendingin yang biasa digunakan oleh mobil adalah tipe R-134a. Tipe ini merupakan jenis senyawa yang tidak merusak lingkungan karena tidak akan merusak lapisan ozon bumi.

Jenis pendingin  AC satu ini, memiliki ciri yakni dapat bekerja di titik didih hingga 26,1 cm dan menguap pada suhu setinggi 25 derajat celcius. Memiliki suhu kritis 101 derajat membuat cairan pendingin ini tidak akan menyebabkan timbulnya korosi pada bagian mesin dalam mobil. Jenis ini, biasanya tidak selalu cocok ketika dikombinasikan dengan jenis bahan lain.

Jenis lainnya adalah Freon AC mobil R-12 yang memiliki teknologi chloro fluoro carbon. Berbeda dari sebelumnya, titik didihnya berada pada 29,8 celcius dan berada pada psig 15 derajat celcius. Jenis ini memiliki tekanan yang cukup stabil pada suhu rendah dan juga tinggi. Tak hanya itu saja, senyawa yang bertugas untuk mendinginkan AC ini juga memiliki kemampuan dielektrik.

Freon R-12 berbahan dasar ethane ataupun methane dengan beberapa pecahan bahan lainnya, seperti fluoro, klor dan karbon. Sayangnya, zat chlor ini memiliki dampak yang lumayan signifikan terhadap lapisan ozon. Freon ini berjaya pada tahun 1980 hingga 1990 awal karena banyak digunakan sebagai cairan pendingin AC mobil.

BACA JUGA :  Berikut 7 Tips Mendapatkan Mobil Dengan Harga Murah!

Selanjutnya, adalah jenis pendingin AC hydrocarbon yang tak kalah populer. Senyawa ini terbuat dari hidrogen dan karbon, yang konon dapat menanggulangi efek pemanasan global yang berlebihan. Namun, anda harus tetap berhati-hati ketika menggunakan karbon jenis ini. Pasalnya, bahan karbon semacam ini memiliki sifat yang sangat mudah sekali terbakar.

Hydrocarbon sempat menggantikan freon sebelumnya, yang juga berdampak pada penipisan ozon dan juga global warming. Freon ini, menawarkan kemampuan ramah lingkungannya yang tidak berdampak pada penipisan ozon, dan juga memiliki angka GWP yang kecil sehingga tidak akan mudah menyebabkan pemanasan global karena pemakaiannya.

Terakhir, adalah jenis pendingin AC yang sudah dibuat sejak pertengahan tahun 1990. Termasuk menjadi komponen AC yang paling populer, R-22 dinilai efektif meminimalisir kerusakan ozon yang dipengaruhi oleh penggunaan pendingin ruangan. Titik didihnya berada pada 40,8 derajat celcius, dengan tekanan penguapan 28,3 psi.

Ciri-Ciri Cairan Pendingin Freon AC Habis

Pendingin Freon AC Habis

Menjadi komponen yang berperan sangat penting untuk menjalankan perangkat AC mobil, nyatanya masih banyak pengendara yang menyadari ketika freon AC mobil miliknya harus segera diganti. Padahal, untuk mengetahui bahwa masa pakai cairan pendingin sudah berakhir sangatlah mudah. AC pada mobil anda akan bekerja tidak seperti biasanya.

Ciri-ciri paling nampak yang terlihat pada komponen AC mobil adalah, ketika pendingin mobil anda tidak lagi terasa udaranya. Anda mungkin pernah mengalami kejadian dimana sewaktu menyalakan AC, namun tidak merasakan hembusan udara yang sejuk, dapat dipastikan bahwa anda harus segera mengganti cairan pendingin mobil agar dapat bekerja secara normal.

Namun, banyak hal yang membuat pengendara  tidak  bisa membedakan pada saat kondisi AC berada dalam keadaan yang memang rusak, dan kondisi dimana ia hanya membutuhkan cairan pendingin AC yang baru. AC yang rusak terjadi ketika mesin pendingin tidak mau mengeluarkan udara sejuk, meskipun selektornya sudah digeser ke arah udara paling maksimal.

BACA JUGA :  Masih Ragu Mobil Mogok Karena Akinya Soak? Ini Beberapa Ciri-Cirinya

Selanjutnya, ketika anda sedang menyalakan sistem AC harusnya  akan ada gelombang magnetik yang terhubung dengan komponen pendingin. Kemudian ketika komponen AC hidup dan bekerja, seharusnya kompresor pada AC ikut berhenti selagi mesin akan terus menyala. Jika mesin kompresor terus menyala maka ada kemungkinan bahwa mesin membutuhkan freon AC mobil.

Ciri lainnya yang bisa terlihat ketika mobil membutuhkan cairan pendingin AC yang baru adalah tidak adanya freon di area sight glass. Sight glass merupakan alat bantu berupa kaca bulat yang dapat membantu anda melihat sebagian dalam sistem AC.  Dengan begitu, anda hanya perlu melihat bagian samping kaca ini untuk mengecek ketersediaan dari cairan ini.

Terakhir, anda dapat mengenali ciri-ciri cairan pendingin AC untuk segera diganti ketika anda tidak dapat menemukan embun pada selang yang ada pada komponen pendingin mobil. Pada dasarnya, pada komponen AC mobil terdapat dua selang yang berguna sebagai tempat membentuk embun. Embun dapat menjadi tanda bahwa komponen AC masih bekerja.

Cara Memasang Cairan Pendingin AC Freon Mobil

Memasang Cairan Pendingin AC Freon Mobil

Setelah mengenal berbagai jenis cairan pendingin AC mobil, anda bisa masuk ke tahap pemasangan untuk mengisi ulang cairan yang habis. Anda bisa memanfaatkan freon kaleng yang lebih praktis dalam proses pemasangannya. Sehingga, anda tidak perlu berlama-lama menunggu freon terpasang dan harus berkendara dalam keadaan AC yang mati.

Anda hanya membutuhkan freon kaleng dan juga keran yang sudah disesuaikan secara khusus untuk mengisi freon AC mobil. Pasangkan keran diatas botol kaleng freon sambil dikunci dengan cara diputar searah jarum jam. Pastikan keran benar-benar rapat dan tidak mengalami kebocoran. Beriringan dengan keran ketika diputar, jarum akan perlahan mulai menusuk kaleng.

BACA JUGA :  Review Lexus Rx 350 : Kelebihan dan Kelemahan

Pada kaleng freon, anda akan mendapatkan dua selang dengan warna biru dan kuning yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Sedangkan, selang warna kuning, berfungsi untuk menghubungkan kaleng, pada meteran freon. Sedangkan, selang berwarna biru berguna untuk dipasangkan pada pipa low AC. Hal ini juga untuk memperkirakan jumlah freon yang dibutuhkan.

Langkah berikutnya, anda bisa menyalakan komponen mesin AC dan tunggu beberapa menit. Setelah temperatur AC sudah meninggi, buka keran sambil memperkirakan seberapa banyak freon yang akan dimasukkan. Normalnya, pada freon sudah cukup terisi pada tekanan mencapai titik 50 psi. Tunggu beberapa saat hingga suhu AC naik hingga ke suhu normal.

Suhu AC dengan temperatur normal, umumnya berada pada angka berkisar antara 4-9 derajat celcius. Tunggulah beberapa saat hingga suhu di dalam mobil telah sesuai, agar anda benar-benar bisa merasakan apakah freon AC mobil sudah bekerja dengan normal. Terakhir, pastikan freon sudah benar-benar habis lalu lepaskan keran dari kaleng dan freon anda selesai diisi. AC memang sudah menjadi fitur yang hampir selalu digunakan ketika berkendara. Hembusan udara sejuknya, akan membuat aktivitas berkendara menjadi lebih nyaman dan tenang. Karena menjadi hal yang sangat penting, maka ketika AC habis karena freon bermasalah tentunya akan membuat aktivitas berkendara anda menjadi tidak nyaman.

Untuk kebutuhan Aki kendaraan kalian percayakan pada Tokoaki.co.id yang sudah jelas terbukti pelayanannya serta berpengalaman lama dalam bidangnya.

Write A Comment