Pengambilan sebuah dokumen BPKB menjadi salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan bagi pemilik kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Namun, terkadang Anda tidak memiliki waktu mengambilnya, sehingga membutuhkan bantuan dari orang lain. Untuk itu, berikut contoh surat kuasa pengambilan BPKB beserta persyaratannya, jika meminta bantuan orang lain.

Surat Kuasa Pengambilan BPKB

Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor atau yang sering disebut dengan BPKB adalah dokumen penting yang harus dikantongi oleh semua pemilik kendaraan. Pada umumnya, dokumen kepemilikan ini akan diberikan kepada pemilik kendaraan di awal pembelian mobil atau motor.

Ketika BPKB motor sudah jadi, pemilik kendaraan diwajibkan mengambil sendiri surat tersebut. Namun dalam beberapa kondisi, si pemilik bisa saja sedang berhalangan saat harus mengambil dokumen BPKB secara langsung. Jika hal tersebut terjadi, Anda dapat meminta bantuan orang lain untuk mengambilnya.

Sebelumnya, Anda harus melampirkan surat kuasa untuk pengambilan BPKB. Surat ini nantinya akan digunakan sebagai bukti bahwa dokumen kepemilikan kendaraan telah diambil oleh orang yang mewakili.

Maka, orang yang Anda beri surat kuasa bisa mengambil BPKB kendaraan di leasing, samsat atau dealer dengan menunjukkan bukti tersebut.

Dalam penulisan surat kuasa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena membuatnya tidak sembarangan. Anda harus menulisnya dengan format yang sudah disediakan. Mulai dari data diri, jenis kendaraan, hingga orang yang diberi kuasa. Selain itu, surat kuasa harus dicetak dan Anda harus menyiapkan beberapa persyaratan.

Jika Anda bingung dengan cara penulisannya, menggunakan contoh surat kuasa pengambilan BPKB sebagai panduan bisa jadi solusi. Informasi yang harus dicantumkan meliputi informasi pemberi kuasa, yang mana keterangan dari nama pemberi kuasa harus dicantumkan di awal surat.

BACA JUGA :  Cari Penghasilan Tambahan? Simak 4 Ide Peluang Usaha Menggunakan Kendaraan Pribadi

Pemberi kuasa ini merupakan orang yang mempunyai hak atas dokumen BPKB dan melimpahkan kesanggupannya kepada orang lain untuk mengambil dokumen penting tersebut. Untuk itu, informasi yang harus dituliskan adalah nomor induk kependudukan, nama yang bersangkutan dan alamat tempat tinggal sesuai dengan KTP.

Setelah mencatat data diri dari pemberi kuasa, informasi kedua yang harus dimasukkan dalam surat tersebut adalah penerima kuasa. Hal ini juga menjadi informasi penting sebagai data dari orang yang diberikan kesanggupannya untuk mengambil BPKB milik Anda. Informasi yang dicantumkan juga tidak jauh berbeda dengan pemberi kuasa seperti KTP, nama dan alamat.

Tak kalah pentingnya dengan pemberi atau penerima kuasa, informasi kendaraan juga wajib ditulis dalam surat kuasa. Keterangan ini meliputi nomor kendaraan, nomor mesin, jenis kendaraan dan warna kendaraan.

Setelah semuanya sudah dicantumkan dengan lengkap, pemberi dan penerima kuasa yang bersangkutan harus menandatangani di atas materai.

Langkah tersebut dipraktikkan untuk memastikan keaslian dari surat kuasa yang dibuat. Jadi jangan sampai surat kuasa Anda terkesan tak lengkap, padahal membuatnya sangat mudah jika melihat contoh surat kuasa pengambilan BPKB.

Pasalnya, keberadaan BPKB memiliki berbagai fungsi seperti bukti legal dari kepemilikan kendaraan dan kemudahan pengurusan administrasi STNK.

Fungsi BPKB Bagi Pemilik Kendaraan Bermotor

Cara membuat surat kuasa untuk pengambilan BPKB penting untuk diketahui, jika Anda berhalangan untuk mengambilnya sendiri. Namun, sebelum mengetahui cara dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam pembuatan surat kuasa, sebaiknya Anda lebih dulu memahami peranan dari surat BPKB. Dengan begitu, Anda lebih berhati – hati dalam penggunaannya.

Seperti yang dilansir dari situs polri.go.id BPKB memiliki beberapa fungsi. Salah satunya adalah sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor. Hal ini berlaku pada semua jenis kendaraan roda dua atau empat yang sudah terdaftar dan memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

BPKB ini juga berperan dalam sertifikat kepemilikan kendaraan yang telah disempurnakan. Maka dari itu, dokumen ini harus disimpan dengan baik baik oleh pihak bersangkutan untuk menghindari penyalahgunaan dari BPKB. Pasalnya, dokumen ini bisa digunakan sebagai jaminan dari peminjaman uang dan lain sebagainya.

BACA JUGA :  Berikut 7 Tips Mendapatkan Mobil Dengan Harga Murah!

Sebelum menulis surat kuasa sesuai dengan contoh surat kuasa pengambilan BPKB yang tersedia, Anda harus mengetahui fungsi dari BPKB itu sendiri. Dokumen ini akan mempertinggi daya guna dari tata cara administrasi kendaraan bermotor yang dimiliki. Sehingga dapat meningkatkan layanan umum terhadap pemasukan keuangan negara non pajak, dan kepemilikan kendaraan.

Hal tersebut dapat dipahami bahwa surat BPKB merupakan dokumen penting yang harus dijaga dengan benar. Sebab, dokumen ini dipakai sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor. Jika pemilik kendaraan tidak memiliki dokumen tersebut, maka keabsahannya dalam segi legalitas dapat dipertanyakan. 

Persyaratan Untuk Pengambilan BPKB

Bagi Anda yang memiliki kendaraan bermotor, tentunya BPKB harus dimiliki sebagai tanda bukti mobil atau motor secara sah dimata hukum. Sudah kewajiban bagi seorang mengambilnya, namun terkadang ada yang berhalangan. Maka dari itu Anda membutuhkan surat kuasa agar dapat mengambil dokumen penting tersebut.

Surat kuasa digunakan untuk pengambilan BPKB ini akan digunakan sebagai bukti sah bahwa telah diambil oleh orang yang sudah diberi kesanggupan. Selain surat kuasa, ada beberapa persyaratan yang harus dibawa. Karena di setiap leasing atau tempat pengambilan BPKB akan memiliki perbedaan persyaratan.

Surat kuasa ini bisa dibuat dengan mudah sesuai contoh surat kuasa pengambilan BPKB yang sudah disediakan. Pembuatan surat kuasa akan menjadi bukti sah secara hukum.

Maka dari itu harus disertai pula materai 6000 dengan tanda tangan penerima dan pemberi kuasa.

Baik Anda mengambilnya di kantor Samsat, dealer atau leasing, materai menjadi hal yang penting untuk menunjukkan keaslian surat kuasa.

Jika Anda mengambil BPKB yang diwakilkan surat kuasa di leasing seperti Adira Finance, BCA Finance, BAF, atau FIF, ada beberapa dokumen lainnya yang harus dipersiapkan.

BACA JUGA :  Yuk Kenali Penyebab Aki Motor Tidak Mengisi Dan Cara Merawatnya
Selain surat kuasa, rata – rata leasing membutuhkan lampiran lain seperti bukti pembayaran terakhir pelunasan kendaraan bermotor hingga surat pernyataan dari pihak ketiga. Dokumen asli KTP juga harus dilampirkan bersamaan dengan surat kuasa bermaterai.

Seperti di leasing BCA Finance, FIF, dan BAF, mereka membutuhkan KTP asli pemilik dan pengambil untuk membuktikan keaslian surat kuasa yang dibuat.

Persyaratan tersebut juga tak jauh berbeda jika mengambil BPKB di Kantor Samsat. Dokumen yang harus dilengkapi meliputi resi pengambilan BPKB, surat kuasa, KTP asli beserta salinan dari pemilik dan pengambil.

Dengan mengetahui persyaratan tersebut beserta contoh surat kuasa pengambilan BPKB, maka Anda akan lebih mudah mengambil dokumen kendaraan bermotor yang diwakilkan surat kuasa.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB

Download Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB

Write A Comment